Koneksi Digital Berbuah Kolaborasi Nyata, THREADS IRL Jadi Tonggak Lahirnya Wargi Threads Bogor

    

Bogor – Apa yang awalnya hanya berupa percakapan dan interaksi di media sosial kini menjelma menjadi sebuah komunitas nyata yang mempertemukan puluhan orang dari berbagai latar belakang. Melalui acara THREADS IRL – From Online To Real Life yang digelar pada 30 Mei 2026 di Gerai Esteh Indonesia - Tehras Perpustakaan Kota Bogor.


komunitas Wargi Threads Bogor secara resmi mendeklarasikan keberadaannya sebagai wadah kolaborasi, networking, dan pengembangan diri bagi warga Bogor.


Sebanyak 100 peserta hadir dalam kegiatan yang menjadi tonggak awal perjalanan komunitas tersebut. Mereka berasal dari berbagai profesi, mulai dari kreator konten, pelaku UMKM, mahasiswa, hingga kalangan profesional yang selama ini saling terhubung melalui platform Threads.


Acara tersebut juga mendapat dukungan dari Esteh Indonesia, Kahf, dan Sepatu Bekas Bogor sebagai partner pendukung. Kehadiran para pendukung acara dan mitra komunitas ini tidak hanya membantu terselenggaranya acara, tetapi juga memperkuat semangat sinergi antara komunitas digital, pelaku usaha, serta brand yang memiliki visi untuk membangun ekosistem kreatif dan produktif di Kota Bogor.


Acara berlangsung hangat dan penuh interaksi. Tidak sekadar menjadi ajang kopi darat, THREADS IRL menghadirkan berbagai kegiatan seperti networking session, community sharing, interactive session, creator mission, hingga pembuatan konten kreatif bersama. Momen ini menjadi bukti bahwa hubungan yang terjalin di ruang digital dapat berkembang menjadi kolaborasi nyata yang memberikan manfaat bagi banyak pihak.


Deklarasi Wargi Threads Bogor juga menjadi simbol komitmen bersama untuk membangun ruang digital yang positif, inklusif, dan produktif. Dengan jumlah anggota yang kini mencapai 373 orang di grup WhatsApp komunitas, Wargi Threads Bogor berharap dapat menjadi rumah bagi siapa saja yang ingin berkembang dan berjejaring.


Founder Wargi Threads Bogor, Koy, menjelaskan bahwa komunitas ini lahir dari semangat kebersamaan para pengguna Threads yang ingin menghadirkan dampak lebih besar di luar dunia maya.


"Wargi Threads Bogor hadir bukan sekadar komunitas pengguna media sosial. Kami ingin menjadi ruang bertumbuh, berjejaring, dan berkolaborasi bagi warga Bogor," ujar Koy saat memberikan keterangan pers usai kegiatan, Rabu (3/6/2026).


Menurutnya, antusiasme peserta dalam acara perdana tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan akan ruang kolaborasi lintas profesi di Kota Bogor sangat besar. Banyak peserta yang tidak hanya datang untuk berkenalan, tetapi juga membuka peluang kerja sama, berbagi pengalaman, hingga merencanakan berbagai program bersama di masa mendatang.


Berangkat dari semangat tersebut, Wargi Threads Bogor menargetkan penyelenggaraan berbagai kegiatan secara rutin, baik secara online maupun offline. Fokusnya tidak hanya membangun jejaring antaranggota, tetapi juga memberikan dukungan bagi UMKM, kreator lokal, serta komunitas-komunitas yang berkembang di Bogor.


Dukungan dari berbagai pihak turut mewarnai kesuksesan acara perdana ini, di antaranya dari Esteh Indonesia, Kahf, dan Sepatu Bekas Bogor yang ikut mendukung terselenggaranya THREADS IRL 2026.


Bagi para peserta, acara ini menjadi bukti bahwa media sosial tidak hanya menjadi tempat berbagi cerita dan opini, tetapi juga dapat menjadi jembatan untuk membangun hubungan yang lebih bermakna. Dari layar ponsel menuju pertemuan nyata, Wargi Threads Bogor membuka babak baru komunitas digital yang tumbuh menjadi gerakan kolaboratif di Kota Hujan.


Deklarasi ini pun menjadi langkah awal penguatan komunitas Threads di Bogor, sekaligus menegaskan bahwa koneksi digital dapat berkembang menjadi ekosistem yang produktif, saling mendukung, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penanganan Laporan Advokat Hafidz Halim Disorot, Diduga Sarat Kejanggalan dan Kriminalisasi

Ketua Umum DPP Asprumnas (Asosiasi Pengembang dan Pemasaran Rumah Nasional) M Syawali P, SE., MM. Angkat bicara Terkait Berlaku nya KUHP dan KUHAP Baru

Kesaksian Kunci di PN Banjarbaru Ungkap Dugaan Rekayasa Dokumen LBH Lekem Kalimantan