Kapolres Cimahi Turun Langsung ke Sekolah, Edukasi Pelajar Soal Judi Online Hingga Bahaya Narkoba


Ceo Group | CIMAHI – Kepolisian Resor Cimahi terus menggencarkan upaya pencegahan kenakalan remaja dan membangun kesadaran hukum di kalangan pelajar melalui program Polisi Peduli Pendidikan. Kali ini, Kapolres Cimahi AKBP Endi Desianto, S.E., S.I.K., M.Pd., turun langsung menjadi pembina upacara di SMKN 3 Cimahi, Senin (26/10/2026) pagi.


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 09.30 WIB tersebut digelar di halaman SMKN 3 Cimahi, Jalan Sukarasa Nomor 136, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Kehadiran jajaran kepolisian disambut pihak sekolah, para guru, staf, serta siswa-siswi yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib.


Dalam amanatnya, Kapolres Cimahi menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai penting untuk mendapat perhatian generasi muda, mulai dari maraknya judi online, kedisiplinan berlalu lintas, pencegahan perundungan atau bullying, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba. Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan sadar akan konsekuensi hukum.


Terkait judi online, para pelajar diingatkan agar tidak mudah tergiur iming-iming keuntungan instan yang beredar melalui media digital. Kebiasaan mengakses atau mencoba perjudian daring dapat membawa dampak buruk, mulai dari kerugian finansial hingga gangguan terhadap kehidupan sosial dan pendidikan. Para siswa diharapkan mampu menggunakan teknologi secara bijak dan menjauhi segala bentuk perjudian.


Kapolres juga menekankan pentingnya menaati aturan lalu lintas dalam kehidupan sehari-hari. Pelajar diimbau untuk menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu-rambu, serta tidak melakukan aksi berkendara yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kesadaran berlalu lintas diharapkan tumbuh sejak dini sebagai bagian dari budaya keselamatan di jalan raya.


Selain itu, pencegahan bullying menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan kepada peserta upacara. Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar, bukan ruang bagi intimidasi, kekerasan verbal, maupun tindakan yang merendahkan orang lain. Para siswa didorong untuk saling menghormati, menjaga solidaritas, serta berani melaporkan tindakan perundungan kepada guru atau pihak yang berwenang.


Bahaya narkoba juga menjadi perhatian dalam penyampaian pesan kamtibmas tersebut. Para pelajar diingatkan agar tidak mencoba maupun terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika yang dapat merusak kesehatan, masa depan, serta kehidupan sosial. Peran keluarga, sekolah, dan lingkungan pergaulan dinilai penting dalam membantu generasi muda membentengi diri dari pengaruh negatif.


Tidak hanya memberikan edukasi melalui upacara, Polres Cimahi juga melaksanakan razia knalpot brong sebagai bagian dari kegiatan tersebut. Penertiban ini menjadi sarana untuk mengingatkan pentingnya penggunaan kendaraan yang sesuai ketentuan serta menjaga kenyamanan masyarakat dari kebisingan yang ditimbulkan oleh knalpot tidak sesuai spesifikasi. Dalam kesempatan yang sama, personel Polres Cimahi turut menampilkan peragaan peleton Dalmas untuk memperkenalkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam pengendalian massa.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Samapta Polres Cimahi, Kasat Binmas Polres Cimahi, anggota Polres Cimahi yang mendapat surat perintah tugas, kepala sekolah, guru, staf, serta siswa-siswi SMKN 3 Cimahi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan tertib. Melalui program Polisi Peduli Pendidikan ini, Polres Cimahi diharapkan semakin dekat dengan kalangan pelajar sekaligus memperkuat sinergi dengan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, disiplin, dan bebas dari pengaruh negatif.***

0 Komentar